Our Facebook
Facebook

Iringi Generasi

Waktu kecil, aku kira semua orang dewasa itu baik dan keren. Tapi semakin hari semakin aku sadar, banyak sekali orang dewasa yang buruk dan tidak keren.

Ada orang dewasa yang hanya peduli dengan dirinya sendiri.

Ada orang dewasa yang pandangan hidupnya sebatas materi.

Ada orang dewasa yang gemar sekali pamer dan beradu gengsi.

Ada orang dewasa yang hari-harinya penuh drama dan kepalsuan.

Ada orang dewasa yang merencanakan dan merekayasa tindak kejahatan.

Yah, tentu aku tahu bahwa orang dewasa yang tidak keren hari ini adalah “korban” dan didikan dari orang dewasa yang tidak keren di era sebelumnya.

Karena itu, aku memutuskan untuk jadi orang dewasa yang keren. Meski boleh jadi aku tidak membuat karya besar nan bersejarah, setidaknya aku tidak akan mewariskan nilai-nilai buruk untuk generasi setelahku.

Tak masalah harus mengajarkan di tengah keterbatasan pengetahuan.

Menjadi teladan di antara segala kekurangan.

Memberi inspirasi di tengah minimnya capaian.

Hei, jika menunggu sempurna, kapan manusia bisa saling berbagi kebaikan? Bukankah proses memperbaiki diri itu tidak akan berhenti hingga raga mati?!

Berbagilah sambil terus memperbaiki diri.

Berbagi pengalaman. Berbagi pemahaman.

Karena tak perlu menjadi malaikat dan memotong sayapmu untuk rasakan perih di dunia.

Anak-anak muda yang kehilangan pegangan, kehilangan sosok teladan, kehilangan arah tujuan.

Teruslah belajar lebih banyak mendengar, lebih banyak memahami, lebih banyak peduli, lebih banyak berbagi.

Tak boleh lagi hilang dan pergi. Di antara perih, mereka selalu menanti.

Mari iringi generasi!

Antarkan mereka menuju gerbang pemahaman hidup yang baik…

 

@ferrial_as

Leave a Reply

Your email address will not be published.Required fields are marked *