Our Facebook
Facebook

Semangat Memberi dan Hasrat Menerima

Kamu tak bisa menyalahkan ranting pohon yang patah saat kau naiki, karena ia memang rapuh. Kamu tak bisa mencela warna pakaian favorit lamamu, karena ia memang akan lusuh.

Kamu tak berhak mengeluhkan orang lain atas keterbatasannya dalam memperhatikan dan membantumu, karena mereka hanya manusia.

Manusia yang sama punya beban. Punya masalah.

Bukankah harusnya kamu bersyukur? Karena kamu masih miliki orang-orang di sekitarmu.

Bukankah mereka hebat? Meski mereka sendiri punya masalah, tapi masih sukarela mendengarkanmu. Meski mereka juga punya beban hidup, tapi masih bersedia dengan senang hati membantumu.

Kita sebagai manusia bisa saling menanggung, tapi tak akan bisa jadi tempat bergantung. Bisa saling membantu, tapi tak akan mampu jadi pusat bertumpu. Bisa saling mengandalkan, tapi tak akan kuat menjadi satu-satunya sandaran.

Kita sebagai manusia, di antara kekuatan dan kelemahan. Kelebihan dan kekurangan. Lapang dan sempit. Sehat dan sakit. Suka dan duka. Tawa dan tangis. Anugerah dan musibah.

Begitulah takdir kita sebagai manusia.

Hidup memang tentang memberi dan menerima.

Kita hanya bisa berharap menerima seutuhnya dari Sang Pencipta, Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kaya. Segalanya.

Manusia yang kaya raya, semua hartanya dari-Nya. Manusia yang kuat, semua tenaganya dari-Nya. Manusia yang hebat, semua kelebihannya dari-Nya.

Yang kaya bisa habis hartanya. Yang kuat bisa sakit. Yang hebat bisa salah.

Kenapa kita kecewa? karena kita menggantungkan harapan kepada manusia.

Tataplah sesama manusia dengan keinginan untuk memberi. Memberi apa saja yang membuat hidup jadi lebih baik dan bahagia.

Dukunglah semangat berbagimu dengan meningkatkan kemampuan untuk memberi. Terus perbaiki diri dari hari ke hari.

Manusia dan alam hanya perantara anugerah-Nya.

Biarkan dari-Nya saja kita berharap, meminta dan menerima.

 

@ferrial_as

Leave a Reply

Your email address will not be published.Required fields are marked *