Our Facebook
Facebook

Pertaruhan Hidup

Orang semulia dan sekaliber Muhammad saw., ada saja orang yang membenci dan menghinanya. Lalu kita berharap makhluk seperti kita diakui dan dihargai oleh semua orang?!

Buku seautentik dan sehebat Al-Qur’an saja, orang-orang menyepelekan dan mengabaikannya. Lalu kita berharap kata-kata kita didengar dan diperhatikan oleh semua orang?!

 

Sungguh hidup ini menjadi sangat gelap dan menakutkan;

Jika ukuran kebenaran dilihat dari pandangan manusia saja.

Jika ukuran kesuksesan dilihat dari pengakuan manusia semata.

Jika ukuran kebahagiaan dilihat sekedar dari selera manusia.

 

Manusia dengan egonya.

Manusia dengan hasratnya.

Manusia dengan keangkuhan dan ketamakannya.

 

Di hadapan manusia, suatu waktu kamu bisa dipuji dan dikagumi.

Tapi di suatu waktu kamu bisa dihina dan dijatuhkan, ketika apa yang kamu bawa atau tawarkan bertubrukan dengan nafsu dan seleranya.

 

Hidup selalu tentang pilihan, dan setiap pilihan selalu punya resiko.

Apakah kamu mau mempertaruhkan hidupmu yang berharga kepada pengakuan dan penilaian manusia? Atau kamu mau mempertaruhkannya untuk sesuatu yang sejati dan abadi?

 

Maka, buka mata hati dan akal sehat.

Hanya Dia yang selalu ada, mencinta dengan sempurna, memberi sebelum dipinta, menuntun menuju keselamatan dan kebahagiaan, menghargai sekecil dan sesederhana apapun kebaikan yang kita lakukan tanpa memandang ras, warna kulit, tingkat pendidikan, popularitas, jabatan, dan kekayaan.

Maukah kau bertaruh?

 

@ferrial_as

Leave a Reply

Your email address will not be published.Required fields are marked *