Our Facebook
Facebook

Siapkah Kau Tuk Jatuh Cinta

Apa alasanmu mencinta?
Yang membuatmu rela menyimpan dan memeluk namanya di hatimu.
Yang menentukan arah langkahmu dan menghiasi hidupmu setiap detik.
Yang membuatmu sanggup berbuat dan berkorban demi memperjuangkannya.

Bukankah kita cenderung mencintai orang yang memiliki peran dan jasa yang besar dalam hidup kita?
Bukankah kita cenderung mencintai orang yang memberikan perhatian, kepedulian yang tulus, dan kasih sayang kepada kita?

Lalu siapakah yang paling besar peran dan jasanya dalam hidup kita?
Siapakah yang selalu perhatian, peduli, memberi, dan mencintai kita tanpa jeda?

Allah, tidak ada Tuhan selain Dia. Yang Mahahidup, Yang terus menerus mengurus (makhluk-Nya), tidak mengantuk dan tidak tidur…” (Qs Al-Baqarah, 2: 255)

Dia menciptakan kita dari ketiadaan.
Bukankah pernah datang kepada manusia waktu dari masa, yang ketika itu belum merupakan sesuatu yang dapat disebut? Sungguh, Kami telah menciptakan manusia…” (Qs Al-Insan, 76: 1-2)

Dia mengeluarkan kita dari rahim ibu kita.
Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatu pun, dan Dia memberimu pendengaran, penglihatan dan hati nurani, agar kamu bersyukur.” (Qs An-Nahl, 16: 78)

Dia yang memberi rezeki dan kekuatan.
Allah-lah yang menciptakan kamu dari keadaan lemah, kemudian Dia menjadikan (kamu) setelah keadaan lemah itu menjadi kuat, kemudian Dia menjadikan (kamu) setelah kuat itu lemah (kembali) dan beruban. Dia menciptakan apa yang Dia kehendaki. Dan Dia Maha Mengetahui, Mahakuasa.” (Qs Ar-Rum, 30: 54)

Dia yang menitipkan perasaan cinta ke hati kita.
Dijadikan terasa indah dalam pandangan manusia cinta terhadap apa yang diinginkan, berupa perempuan-perempuan, anak-anak, harta benda yang bertumpuk dalam bentuk emas dan perak, kuda pilihan, hewan ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik.” (Qs Ali Imran, 3: 14)

Dialah tempat kita kembali.
Bagaimana kamu ingkar kepada Allah? Padahal kamu (tadinya) mati, lalu Dia menghidupkan kamu, kemudian Dia mematikan kamu lalu Dia menghidupkan kamu kembali. kemudian kepada-Nyalah kamu dikembalikan.” (Qs Al-Baqarah, 2: 28)

Siapkah kau tuk jatuh cinta kini?

Cinta yang takkan bertepuk sebelah tangan.
Cinta yang akan membawa kepada kebahagiaan.
Cinta yang akan menerangi langkah sepanjang jalan.

 

Cinta yang menumbuhkan kebaikan dalam diri.
Cinta yang mendorong semangat untuk berbagi.
Cinta yang memberi warna indah di kehidupan ini.

Siapkah kau tuk jatuh cinta?

[ Fey I Kata Kita ]

Leave a Reply

Your email address will not be published.Required fields are marked *