Our Facebook
Facebook

Aku Muslim Indonesia

Aku terlahir di bumi Indonesia.
Wajarkan jika aku mencintai bangsa dan tanah air Indonesia?
Dan aku akan tetap mencintainya; meski airnya telah menguap habis oleh pemanasan global, meski tanahnya tak lagi subur.
“Indonesia memang tidak sempurna, tapi layak diperjuangkan.”
Aku dengan sadar memilih jalan hidup sebagai seorang muslim.
Salahkah jika aku mencintai Tuhanku, Nabiku, dan kitab suciku?
Dan aku akan tetap berpegang teguh pada seluruh ajarannya; meyakininya, mempelajarinya, mengamalkannya hingga akhir hayat.
“Islam datang menjadi rahmat bagi semesta alam.”

Aku muslim dan aku Indonesia!

Aku Sila Pertama
Tuhanku Allah Yang Esa.
Dan aku mencintai dan mentaati-Nya di atas segala-galanya.
Jika ada kebaikan yang kunikmati tak segan untuk kubagi, tapi aku sama sekali tak berhak memaksa siapapun.
Aku Sila Kedua
Aku tidak lebih baik dari siapapun.
Aku sama sepertimu yang mencoba menjadi manusia lebih baik dari waktu ke waktu.
Tuhanku memintaku untuk berlaku adil, jujur, dan kasih sayang terhadap siapapun.
Aku punya saudara seiman, saudara sebangsa, dan saudara dalam kemanusiaan.
Aku bisa berbagi senyum, materi, air, kebahagiaan, dan cinta!
Aku Sila Ketiga
Aku bergandengan tangan denganmu menjaga negeri kita, wahai saudaraku!
Hei Asep! Hei Mulyanto! Hei Ucok! Hei Marten! Hei…
Mari saling menjaga apa yang berbeda, dan mari bekerja sama atas apa yang kita sepakati bersama!
Aku Sila Keempat
Aku punya ide untuk Indonesia!
Apakah kau juga punya?
Mari bicara! Mari berkarya! Mari berkhidmat!
Aku Sila Kelima
Mari berlomba-lomba dalam kebaikan!
Mari persembahkan yang terbaik dari yang kita miliki, untuk keadilan, kedamaian, dan kesejahteraan bersama!

Biarkan Sang Garuda kembali kepakkan warna-warni indah sayapnya dan terbang ke langit dunia!

[ Fey I Kata Kita ]

Leave a Reply

Your email address will not be published.Required fields are marked *