12/22/2016

Moga Bunda Disayang Allah (part 5)


Kita selalu mengingat kapan dia melarang
Kapan dia bilang tidak
Kapan kita bertengkar dengannya
Tidak yang lain

Tapi Bunda, hanya mengingat senyum pertama kita
Langkah pertama kita
Hari pertama sekolah kita
Tidak yang lain

Kita selalu mengingat permintaan yang ditolak
Keinginan dibelikan sesuatu yang tidak terpenuhi
Ijin yang tidak diberikan
Kita ingat itu semua detail

Tapi Bunda, hanya mengingat tawa bahagia kita
Pelukan hangat kita
Membelai rambut kita
Tidak yang lain

Kita selalu mengingat saat kita pergi ke sekolah jauh
Kehidupan baru yang bebas
Merasa mampu sendirian
Tidak yang lain

Tapi Bunda, hanya mengingat
Anak-anaknya tersayang tetap di hati
Sungguh, anak-anaknya tersayang tetap di hati

Moga Bunda Disayang Allah...
(Written by: Tere Liye)