12/22/2016

Moga Bunda Disayang Allah (part 4)


Yang menyiapkan seluruh masakan pertama kali
Tapi yang makan terakhir kali
Demi anak-anaknya makan terlebih dahulu
Mendapatkan bagian paling baik

Yang bangun paling pagi
Tapi yang tidur paling terakhir
Demi anak-anaknya nyaman dan kemudian kembali nyaman
Memperoleh semua perhatian

Yang ketika memiliki keinginan, berpikir dua kali
Apakah anak-anaknya sudah terpenuhi
Tidak mengapa hanya memperoleh sisa

Yang ketika memiliki kecemasan, cemas dua kali
Satu untuk dirinya sendiri, satu lagi untuk anak-anaknya
Sepanjang mereka aman, tiada cemas yang tersisa

Bunda
Engkau memindahkan pusat dunia kepada kami, anak-anakmu
Meski terkadang, kami justru memiliki pusat dunia di tempat lain
Engkau menjadikan kami segala-galanya
Meski terkadang, kami justru menjadikan hal lain everything

Moga Bunda Disayang Allah...
(Written by: Tere Liye)