12/24/2016

Bersama Lima Perkara


Kita tak bisa menjamin akan selalu sehat, meski pola hidup kita sehat.
Kita tak bisa memastikan akan selalu dalam kelimpahan, meski kita orang yang berada.
Kita tak bisa terus miliki waktu luang, meski kita pandai menata jadwal.
Kita tak bisa menolak hari tua, meski semangat kita selalu muda menggelora.
Kita tak bisa menghindar dari kematian, meski kita orang kuat dan hebat dalam hidup.

Jaga pola hidup sehat.
Maka saat sakit juga, semoga menjadi bagian dari penawar dosa.

Kerja keras dan teruslah berbagi.
Maka tak ada kata miskin, saat jiwa kita telah kaya.

Menata dengan baik agenda hidup.
Maka waktu akan selalu terasa lapang, di saat hidup padat makna-padat karya.

Isi masa muda dengan karya dan perjuangan.
Maka saat masa tua tiba, ada ketenangan dan warisan berharga yang ditinggalkan.

Melangkah dalam kebenaran selama hidup.
Maka kematian hanyalah pintu gerbang menuju kebahagiaan abadi.

" Manfaatkan lima perkara sebelum lima perkara: Waktu mudamu sebelum datang waktu tuamu. Waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu. Masa kayamu sebelum datang masa kefakiranmu. Waktu luangmu sebelum datang masa sibukmu. Hidupmu sebelum datang kematianmu ."
( HR. Al Hakim dalam Al Mustadroknya , dikatakan oleh Adz Dzahabiy dalam At Talkhish berdasarkan syarat Bukhari-Muslim. Hadits shahih )


[Fey I Kata Kita]