Our Facebook
Facebook

Cara Unik Penduduk Kepulauan Solomon Mematikan Pohon


Penduduk yang tinggal di sekitar Kepulauan Solomon, Pasifik Selatan, memiliki kebiasaan unik: meneriaki pohon. Mereka melakukannya bila menjumpai sebuah pohon yang berakar sangat kuat sehingga sulit ditebang. Maka mereka meneriakinya supaya pohon itu mati.
Setiap hari, selama berjam-jam, para penduduk meneriakinya keras-keras.

Hal ini terus berlangsung hingga kira-kira 40 hari lamanya. Apa yang terjadi setelah masa itu? sungguh fantastik! Perlahan-lahan dedaunan pohon itu mulai mengering. Kemudian, dahan-dahannya mulai rontok. Lama-lama, pohon itu mati dan mudah ditebang.

Penduduk primitif di Kepulauan Solomon telah membuktikan bahwa teriakan terus-menerus pada makhluk hidup tertentu, seperti pohon, bisa membuatnya mati karena “rohnya” sudah meninggalkannya. Ternyata, sebuah teriakan memiliki kekuatan. Dan teriakan negatif, tentu memuat dorongan negatif pula. Dampak yang paling membahayakan adalah ‘mematikan’.

Mungkinkah hal itu terjadi kepada orang yang kita teriaki?
“Ingatlah! Setiap kali kita akan berteriak kepada seseorang karena merasa jengkel, marah, terhina, terluka, ingatlah apa yang ditunjukkan oleh penduduk Kepulauan Solomon tadi. Mereka membuktikan kepada kita bahwa setiap kali kita mulai berteriak, kita mulai “mematikan roh” pada makhluk hidup atau orang yang kita cintai. Maka, cobalah untuk berhenti berteriak dan berkata kasar kepada orang-orang di sekitar kita.

sumber: www.andriewongso.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.Required fields are marked *