12/30/2015

Alasan Mengapa Kita Harus Memaafkan (2)


Meneladani jiwa pemaaf Rasullulah
Jika kita ingat ketika awal-awal dakwah, banyak sekali sikap dari pejabat dan penduduk di Mekah menyakiti Baginda Rasul baik secara fisik ataupun perasaan. Bahkan dalam sebuah kisah pernah ketika rasul sedang sujud ditimpakan di punggung beliau usus unta. Belum lagi penyiksaan yang dihadapi oleh beberapa sahabat seperti bilal bin rabah dan keluarga yasir. Namun, apa yang rasul lakukan ketika fathu mekah itu merupakan sesuatu yang tidak pernah diduga oleh penduduk mekah.
“Siapa yang masuk masjid maka dia aman, siapa yang masuk rumah Abu Sufyan maka dia aman, siapa yang masuk rumahnya dan menutup pintunya maka dia aman.” Begitulah ucapan rasul pada penduduk mekah, tidak ada balas dendam, meski kesempatan itu ada.

Allah abadikan ini dalam surah ali-imron ayat 129.

“Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu Berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. karena itu ma'afkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu. kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, Maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya.” (Q.S. Ali-Imron :129)

Lanjutkan: Alasan Mengapa Kita Harus Memaafkan (3)