12/25/2015

4 Strategi Memperbaiki Diri Yang Radikal dan Dramatis (Bagian 1)


Sering kali terdengar, orang-orang mengatakan kalau dia ingin memperbaiki diri. Namun sering juga terdengarnya seperti klise. Hanya terucap, namun tidak ada perubahan yang terjadi setelah berlalunya waktu. Ini bukan malah action atau tidakan. Di antara mereka ada yang bertindak, namun tidak memberikan perubahan yang berarti.

Lalu mengapa itu terjadi? Penyebabnya, karena kebanyakan orang masih terjebak pada zona nyaman. Dia ingin menuju zona sukses tapi enggan melepaskan zona nyamannya.

Apakah Saya Berada Di Zona Nyaman?
Mengapa sulit memperbaiki diri? Jebakan zona nyaman sering kali tidak terasa. Kebanyakan orang beranggapan dia sudah baik-baik saja. Kebanyakan orang merasa dia sudah bebas dari zona nyaman. Namun nyatanya tidak. Indikasinya adalah saat dia tidak juga beranjak menjadi pribadi yang lebih baik untuk sekian lama.
Perbaikan ini di segala bidang, termasuk masalah keuangan. Lihatlah kondisi keuanganmu 2-3 tahun ke belakang. Jika masih sama-sama saja, artinya kamu berada di zona nyaman. Kamu belum berubah. Apalagi jika terjadi penurunan, bukan hanya tidak ada perbaikan diri, namun mempertahankan diri pun tidak bisa.
Artinya kamu perlu memiliki strategi memperbaiki diri yang radikal dan dramatis.
Mau?

Pertama: Diawali Dengan Visi Yang Jelas
Visi yang jelas adalah arah dari hidupmu. Tindakanmu akan percuma jika arahnya ke arah yang salah. Yang terjadi hanya buang-buang sumber daya, energi, dan waktu. Kejelasan arah sangat penting agar tindakanmu tidak percuma.
Jadi apa visi kamu? Sederhananya adalah mau menjadi seperti apa nanti? Apakah mau lebih kaya? Mau menjadi lebih pintar? Mau menjadi lebih baik dalam bidang apa? Gambarkan secara spesifik.

Kedua: Sadari Bahwa Segala Sesuatu Ada Bayarannya
Ya, jangan harap kamu akan mendapatkan sesuatu yang lebih baik jika tidak mau membayarnya. Segala sesuatu ada bayarannya. Semakin besar keinginanmu, akan semakin besar bayaran diperlukan.
Apakah bayaran itu dalam bentuk uang? Ya, itu salah satu bayaran yang bisa kamu keluarkan. Tapi tidak harus uang dan tidak hanya uang saja. Ada bayaran lain yang perlu diberikan di antaranya: waktu, kerja keras, rasa sakit, penderitaan, dan pengrobanan. Itu pasti, kamu harus menyadari itu.
Sungguh aneh, jika kamu menginginkan sesuatu tetapi tidak mau membayarnya. Kamu harus mau atau lupakan kehidupan yang lebih baik. Untuk mendapatkan ridha Allah dan mendapatkan surga juga pun ada bayarannya berupa keimanan dan konsekuensinya. Ibadah yang banyak, benar, dan ikhlas perlu kita lakukan.