11/15/2015

Spirit 'Menang' ala Bruce Lee (2)

Yakin

Yap, yang pertama adalah yakin. Bagaimana mungkin kita akan menang dengan segala keraguan yang masih kita asuh dan kita tumbuhkan? Mulai hari ini, buanglah semua keraguan itu. Setelah itu, mulailah berpikir, berbicara dan bertindak layaknya orang yang memiliki keyakinan diri yang besar. Jangan pernah berpikir bahwa kita akan sulit meraih impian kita.

Kemenangan pasti membutuhkan kelenturan (yang oleh Bruce Lee dipelajari dari sifat air), kewaspadaan, dan sesekali perubahan gaya, taktik dan strategi. Juga jangan pernah mendukung kegagalan, singkirkan perasaan seperti itu. Bersiap-siaplah untuk menang. Rencanakan strategi untuk meraih kesuksesan, bukan sekadar untuk menghindari kekalahan. Pikirkan setiap langkah di sepanjang perjalanan. Buat langkahnya secara berurutan sampai kita benar-benar telah mencapainya. Begitulah yang juga selalu dilakukan Bruce Lee, ketika ia menempuh “jalan sunyi,” dengan kesenangannya membaca buku dan berlatih beladiri.

Tingkatkan diri terus-menerus. Berikan dorongan yang kuat untuk mengubah semua aspek kehidupan; terlebih sikap maupun perilaku. Isilah dengan keinginan dan motivasi yang kuat. Ketahuilah bahwa perbedaan terpenting antara pemenang dan pecundang, berada pada tingkat keyakinan diri mereka. Dengan terus-menerus memperkuat dan menambah keyakinan diri, lebih dan lebih banyak lagi, maka kita akan segera mengetahui, bahwa kekurangan itu benar-benar tidak ada.

Bertanggung jawab pada diri sendiri

Jangan melihat kebelakang dan berlama-lama ‘menenggelamkan’ diri di dalamnya, apa lagi meratapinya, karena itu sama saja dengan membuang-buang fokus kita yang sangat berharga. Sekarang kitalah yang bertanggung jawab. Berpikirlah seperti para pemenang. kitalah pemilik keyakinan diri dengan gaya kita sendiri, dengan rancangan kita sendiri, dan dengan pilihan kita. Sudahkah kita menentukan dan merancang pilihan?

Berpikir besar

Dalam kisahnya, Bruce Lee dikabarkan gemar sekali membaca buku-buku self help, seperti, Think and Grow Rich karya Napoleon Hill, dan Phsyco Cybernetics karya DR. Maxwell Maltz. Kedua buku tersebut—kalau isinya dideskripsikan dalam kalimat pendek— akan berbunyi: “Yakinlah bahwa apa pun bisa dicapai.”

Oleh karena itu, kalau apa pun bisa dicapai, maka mainkanlah permainan yang lebih besar. Cobalah sesuatu yang kita pikir sangat sulit—lalu perhatikan—diri kita yang mampu menyelesaikan masalah sulit tersebut. Gembleng diri kita untuk memiliki daya tahan yang besar hingga meraih apa yang kita impikan. Jangan terkejut kalau tahu-tahu kita telah sampai.
Ingat, kalau kita memiliki keyakinan diri dan berfokus pada hasil yang ingin dicapai, maka tidak ada batasan. Lakukan sesuatu melebihi apa yang kita pikir dapat kita lakukan. Bermainlah untuk menang.

Pinjam atau beli penambah keyakinan diri

Suatu ketika jika kita berada dalam situasi khusus, di mana kita membutuhkan dorongan, jangan ragu untuk menggunakan dukungan dari luar. Pencapai kesuksesan besar dalam segala bidang kehidupan, menggunakan pembimbing dan pelatih dari luar untuk menguatkan diri mereka. Itu pula yang juga dilakukan Bruce Lee pada saat berguru pada Yip Man. Hal yang sama pun dilakukan oleh para superstar lain di berbagai bidang, seperti Tiger Wood, Michael Jordan, dan lainnya. Hal itu bukanlah sebuah tanda kelemahan. Itu merupakan perangkat tambahan untuk membuat kita tetap kuat. Ini bisa dianalogikan sebagai transfusi yang akan mendorong produksi darah kita sendiri.

“Knowing is not enough, we must apply—Willing is not enogh, we must do!” -Bruce Lee-
Selamat mencoba!

Disadur dari: www.andriewongso.com